Bagi penggila kecepatan, Audi TT RS menjadi mobil yang layak dipertimbangkan. Audi TT RS yang muncul dengan dua varian, yakni Coupe dan Roadster, menggunakan persneling otomatik dengan 7 tingkat kecepatan, yang dilengkapi dengan S tronic dan dua kopling.

Dengan dua kopling, Audi TT RS yang menggunakan persneling otomatik dapat berakselerasi lebih cepat daripada Audi TT RS yang menggunakan persneling manual dengan 6 tingkat kecepatan.

Pada mobil yang menggunakan satu kopling, mobil yang berpersneling manual dapat berakselerasi lebih cepat daripada mobil yang berpersneling otomatik. Namun, pada mobil yang menggunakan dua kopling, mobil yang berpersneling otomatik dapat berakselerasi lebih cepat daripada mobil yang menggunakan persneling manual, bahkan yang dikendarai oleh pembalap andal sekalipun.

Dan, penggunaan persneling dengan 7 tingkat kecepatan memungkinkan pergantian gigi persneling berlangsung dengan cepat serta halus dan mobil tetap efisien dalam mengonsumsi bahan bakar.

Audi TT RS yang merupakan model teratas pada jajaran Audi TT menyandang mesin berkapasitas 2.5 Liter, 5 silinder segaris, diperkuat oleh turbocharger dan dilengkapi FSI, injektor bahan bakar bertekanan tinggi.

Turbocharger berfungsi memampatkan udara sebelum dimasukkan ke dalam ruang bakar, sedangkan FSI berfungsi memampatkan bahan bakar sebelum dimasukkan ke dalam ruang bakar. Kedua perangkat itu membuat campuran antara udara dan bahan bakar di ruang bakar itu menjadi sangat kaya sehingga pembakaran berlangsung dengan sempurna.

Mesin itu menghasilkan tenaga maksimum 340 PK pada 5.400-6.000 rpm dan torsi maksimum 450 Nm pada 1.600-5.300 rpm. Tenaga dan torsi yang disalurkan ke keempat roda itu memungkinkan Audi TT RS dapat berakselerasi dari 0-100 kilometer per jam hanya dalam 4,3 detik. Relatif cepat untuk sebuah mobil yang menyandang mesin berkapasitas 2.5 Liter. Dan, kecepatan maksimumnya dibatasi secara elektronis pada 250 kilometer per jam. Namun, secara opsional, pembatas kecepatan elektronis itu dapat dilepaskan.

Akan tetapi, kemampuan mesin sehebat itu tidak membuat Audi TT RS menjadi mobil yang boros dalam mengonsumsi bahan bakar. Konsumsi bahan bakar Audi TT RS 8,5 liter per 100 kilometer, atau 1 liter bahan bakar dapat digunakan untuk menempuh perjalanan sejauh 12 kilometer. Emisi CO Audi TT RS hanya 197 gram per kilometer.

Audi TT RS Coupe merupakan mobil berpintu dua dan bermuatan empat orang (2 + 2), sedangkan Audi TT RS Roadster merupakan mobil berpintu dua dan bermuatan dua orang. Untuk yang Coupe dijual dengan harga 58.300 poundsterling (sekitar Rp 816,2 juta), sedangkan yang Roadster dijual dengan harga 61.150 poundsterling (sekitar Rp 856,1 juta). Mobil ini akan memasuki pasar pada bulan Oktober ini.(JL)